• Ming. Nov 27th, 2022

Petuah Raja Malaysia ke Anwar: Jadilah Padi, Makin Berisi Makin Tunduk

Raja Abdullah meminta Anwar Ibrahim agar menjaga amanah sebagai PM baru Malaysia untuk menjaga negara yang merupakan harta pusaka.

Jakarta, CNN Indonesia

Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah memberi sejumlah nasihat bagi Anwar Ibrahim yang baru ia tunjuk sebagai perdana menteri ke-10 pada Kamis (24/11) setelah drama pemilu

Melalui pernyataan Istana Negara, Raja Abdullah meminta pemimpin koalisi partai Pakatan Harapan (PH) itu agar menjaga amanah sebagai PM untuk menjaga negara yang merupakan harta pusaka. Raja Abdullah juga meminta Anwar agar menjadi pemimpin yang selalu membela rakyat setiap saat.

“Seri Paduka (Raja Abdullah) turut berpesan kepada Perdana Menteri dan Pemerintah baharu Baginda yang bakal dibentuk untuk mengambil resmi padi, semakin berisi semakin tunduk,” demikian pernyataan raja seperti dikutip dari Facebook Istana Negara Malaysia, Kamis (24/11).

Raja Abdullah juga berpesan agar perdana menteri dan pemerintahan baru ke depannya tidak membebankan rakyat dalam gejolak politik yang terjadi di kala negara membutuhkan pemerintahan yang stabil. Menurutnya, pemerintah semestinya fokus terhadap pembangunan ekonomi dan negara demi kesejahteraan rakyat.

“Hakikatnya, rakyat jelata tidak wajar dibebankan dengan kemelut politik yang tiada kesudahan tatkala negara memerlukan sebuah Pemerintah yang stabil untuk merancakkan lanskap ekonomi dan pembangunan negara,” bunyi pernyataan Raja Abdullah menambahkan.

[Gambas:Video CNN]

Selain itu, Raja Abdullah juga berpesan agar anggota parlemen Malaysia (Dewan Rakyat) bisa kompak dan memprioritaskan pelayanan terbaik bagi rakyat Negeri Jiran.

Tak ketinggalan, Raja juga menyampaikan terima kasihnya kepada para Sultan Malaysia yang telah mendukungnya selama menjalankan roda pemerintahan. Raja Abdullah juga berterima kasih karena para Sultan telah membantu menunjuk PM baru setelah lika-liku hasil pemilu yang mandek kali ini. 

“Yang Mulia sangat-sangat berterima kasih atas kehadirat Allah SWT dan menyerukan kepada masyarakat untuk terus beristiqomah serta tetap tenang dan bersama-sama berdoa agar negara senantiasa diberkati, dirahmati, dan dilindungi Allah SWT, (juga) dijauhi dari segala bencana dan musibah,” bunyi pernyataan Istana.

Anwar Ibrahim akhirnya menjadi PM baru Malaysia setelah drama panjang karena tak ada pemenang mutlak dalam pemilu pada 19 November lalu.

Berdasarkan hasil pemilu yang keluar pada Minggu (20/11), tak ada satu pun partai atau koalisi yang berhasil memegang mayoritas.

Menurut konstitusi Malaysia, untuk membentuk kabinet, partai atau koalisi perlu 112 suara dari total 222 kursi parlemen. Pemegang mayoritas ini yang berhak memberikan nama calon PM ke raja.

Dalam pemilu, koalisi pimpinan Anwar, Pakatan Harapan (PH), memang meraih suara terbanyak dalam pemilu akhir pekan lalu dengan 82 kursi. Namun, angka tersebut tak cukup untuk meraih mayoritas.

Sementara itu, koalisi pendukung Muhyiddin, Perikatan Nasional (PN), hanya mendapat 73 kursi.

(blq/rds)



[Gambas:Video CNN]


Source link