• Kam. Des 1st, 2022

Objek Wisata Mangrove Kadilangu Sepi Pengunjung, Anggota Dewan Sentil Pemkab Kulon Progo

Objek Wisata Mangrove Kadilangu Sepi Pengunjung, Anggota Dewan Sentil Pemkab Kulon Progo - JPNN.com Jogja

Jumat, 25 November 2022 – 15:09 WIB

Objek Wisata Mangrove Kadilangu Sepi Pengunjung, Anggota Dewan Sentil Pemkab Kulon Progo - JPNN.com Jogja

Objek wisata hutan mangrove Kadilangu, Kulon Progo. Foto: Antara

jogja.jpnn.com, KULON PROGO – Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memiliki objek wisata mangrove di kawasan Pasir Kadilangu, Desa Jangkaran.

Namun, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kulon Progo Muhtarom Asrori menilai objek wisata itu belum dikelola dengan baik karena minimnya peran pemerintah Kabupaten Kulon Progo.

Menurut Muhtarom, pengembangan dan pengelolaan hutan mangrove Kadilangu selama ini lebih banyak dilakukan oleh masyarakat setempat.

Pemkab Kulon Progo, kata Muhtarom, seharusnya segera merevitalisasi kawasan hutan mangrove Kadilangu karena objek wisata itu punya potensi yang besar.

Menurut dia, revitalisasi harus bersifat kolaboratif antara Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, Disdikpora, DPUPKP, hingga Diskop-UKM Kulon Progo.

“Potensi wisata mangrove ini sangat besar untuk menjadi tujuan utama wisatawan bila dikelola dengan baik. Adanya Bandara Internasional Yogyakarta akan menjadi pintu masuk wisatawan,” katanya.

Dia mengatakan Pemkab Kulon Progo harusnya berkoordinasi dengan Pemkab Purworejo, Jawa Tengah karena akses menuju hutan mangrove Kadilangu masih melintasi wilayah tersebut.

“Lebih bagus lagi dianggarkan pembuatan jembatan sehingga tidak lewat Purworejo, tetapi lewat Kulon Progo,” ujarnya.

Anggota dewan Komisi IV DPRD Kulon Progo menyentil pemerintah daerah yang tidak maksimal dalam pengembangan objek wisata hutan mangrove Kadilangu.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Source link