• Kam. Des 1st, 2022

Hendra Kurniawan Buka Suara soal Laporan Suap Tambang Kabareskrim

Kuasa Hukum mengatakan bahwa kesehatan Hendra dalam kondisi baik. Kliennya itu dipastikan akan hadir dalam sidang etik.

Jakarta, CNN Indonesia

Eks Karo Paminal Propam Polri Hendra Kurniawan mengonfirmasi soal laporan terkait dugaan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Pol Agus Andrianto terlibat kasus gratifikasi tambang ilegal di Kalimantan Timur.

Selain itu, Hendra juga mengonfirmasi laporan hasil pemeriksaan (LHP) yang beredar di publik adalah benar.

“Ya kan sesuai faktanya begitu (laporan menyeret Kabareskrim),” kata Hendra sebelum mengikuti sidang lanjutan obstruction of justice pembunuhan berencana Brigadir J di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (24/11) pagi.

Hendra menyatakan pemeriksaan terhadap kasus tersebut dilakukan oleh dirinya.Namun, ia enggan menanggapi lebih jauh soal pemeriksaan tersebut.

“Betul (memeriksa). Tanya pejabat yang berwenang aja, kan ada datanya,” ujar dia yang menjadi terdakwa dalam perkara obstruction of justice pembunuhan berencana Brigadir J itu.

Sebelumnya, mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo mengakui menandatangani surat penyelidikan terhadap Kabareskrim Komjen Agus Andrianto terkait dugaan menerima gratifikasi tambang ilegal di Kalimantan Timur.

Sambo juga mengonfirmasi surat penyelidikan yang beredar di publik adalah benar dan asli.

“Ya sudah benar itu suratnya,” kata Sambo di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada hari ini, Selasa (22/11).

Namun, Sambo enggan menanggapi terkait surat itu lebih lanjut. Ia juga tak mengomentari terkait dugaan gratifikasi oleh Agus.

“Tanya ke pejabat yang berwenang, kan surat itu sudah ada,” ujarnya.

Sebelumnya, kasus bisnis tambang ilegal yang diduga melibatkan pejabat tinggi kepolisian diungkap oleh Ismail Bolong. Video pengakuan Ismail Bolong beredar dan menyebut-sebut nama Kabareskrim Komjen Agus Andrianto.

Setelah itu, Ismail Bolong mencabut pernyataannya. Dia mengatakan kala itu video dibuat atas permintaan Karo Paminal kala itu, Brigjen Hendra Kurniawan.

Sejak kabar itu tersebar, CNNIndonesia.com sudah mencoba mengonfirmasi ke Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, Kadiv Propam Polri Irjen Pol Syahardiantono, dan Kabarekrim Komjen Pol Agus Andrianto. Namun, hingga kini belum ada respons atas pertanyaan terkait yang dilayangkan CNNIndonesia.com dari mereka.

(lna/kid)



[Gambas:Video CNN]


Source link